Sagik Mateng Budaya sasak pene lando Lombok

suku sasak merupakan suku yang menghuni pulau mungil dan indah,menurut sejarah suku sasak telah menghuni pulau Lombok sejak 4.000 sebelum Meshi.sebagian berpendapat bahwa nenek moyang suku sasak berasal dari pulau jawa.Pulau Lombok merupakan kampungan halamn suku sasak,pulau ini terletak di pulau bali dan di pisahkan oleh selat lomboka.dan pulau ini berada di sebelah barat pulau sumbawa.yang di pisahkan oleh selat alas.
pulau ini secara adminsitratif terdiri dari lima kabupaten dan kota yakni kabupaten Lombok Barat,Lombok Timur,Lombok Tengah,Lombok Utara,dan Kota Mataram.kuarang lebih ada asekitar 3 juta jiwa yang mendiami pulau indah nan mungil ini,80% di antaranya adalah suku sasak.secra etmologis berasal dari kata "sah"yang berarti pergi dan "shaka"yang berarti leluhur,bukti lain juga merujuk pada aksara yang di gunakan oleh orang sasak di sebut"jejawan"merupakan aksara yang berasal dari tanah jawa.pendapat lain juga menyimpulkan bahwa kata sak sak yang dalam bahasa sasak yang berati sampan pengertian ini di artikan dengan kedatangan nenek moyang dari barat.
suku sasak di pulau Lombok pengaruh budaya dari pulau Bali sangat kental mulai dari adat berpakaian ketika ada tradisi,dan sebagian ritual yang di lakukan suku sasak memiliki kesamaan,salah satu adat  dan tradisi yang masih terjaga sampai sekarang adalah tadisi Pene Lando tradisi meminta hujan,taradisi ini biasanya di lakukan Di Dusun Sagik Mateng,Pene,Jerowaru,lombok timur.NTB
Tradisi tahunan ini biasanya di gelar pada bulan ke tujuh kalender islam atau tepatnya pada tanggal 17 bulan safar,ritual tahunan Pene Lando ini bagi masyarakat Sagik Mateng di percaya sebagai penolak bala.jiak teratarik untuk melihat tradisi Ritual meminta hujan ini  sialhkan datang ke Dusun Sagik Mateng kecamatan jerowaru Lombok Timur.pada bulan ke7 kalender isalam atau 17 safar.

Komentar